KESIMPULAN
Sepanjang buku ini, kita telah menyaksikan penciptaan Allah yang
menakjubkan, yang dapat diamati di seluruh alam semesta. Kita telah
memeriksa bukti nyata penciptaan, dari gerakan bintang di kedalaman
ruang angkasa sampai orbit dalam sebuah atom, dari simetri pada
sayap kupu-kupu sampai perhatian dan perawatan yang dilimpahkan
burung kepada anaknya yang baru menetas, dari makhluk yang terbuat
dari cangkang belaka tetapi dapat menghasilkan mutiara yang indah,
sampai pentingnya air bagi kehidupan di bumi.
Namun demikian, inilah pokok penting yang jangan sampai kita lupakan.
Tidak peduli berapa banyak contoh yang kita berikan, semuanya tidak
akan pernah cukup untuk menggambarkan pengetahuan tiada tara dan
kekuatan abadi dari Allah. Allah adalah satu-satunya Pemilik kekuatan
sempurna dan nama-nama yang paling indah. Setiap keteraturan, baik
Anda melihatnya atau tidak, menjalani setiap saatnya dengan izin
Allah. Allah menciptakan semua ummat manusia serta menghidupkan
dan mematikan benda-benda serta menjaga semuanya dalam kendali-Nya.
Seperti yang disampaikan di dalam Al Qur‘an:
“…Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dia-lah
yang memegang ubun-ubunnya…” (QS. Huud, 11: 56).
Semua peristiwa, seperti yang dinyatakan di dalam Al Qur‘an,
dari gerakan benda-benda langit yang jauhnya berjuta-juta tahun
cahaya dari kita, sampai ke peristiwa yang terjadi di matahari,
dari sinar yang memasuki atmosfir bumi, sampai perkembangan yang
berlangsung di lapisan bumi, dari penguapan air di bumi sampai dedaunan
yang jatuh dari pohon, semua berada di bawah kendali Allah. Allah,
Yang memiliki kekuatan tidak terbatas, menciptakan segala sesuatu
dengan seketika, menggunakan pengetahuan tak terbatas yang dimiliki-Nya
dan menempatkannya dalam keteraturan dengan cara yang paling sempurna.
Ciptaan Allah tak kunjung berakhir dan tidak terbatas. Untuk memperoleh
pemahaman yang lebih baik, pikirkanlah tentang diri Anda sendiri.
Anda, seperti juga semua manusia lainnya, adalah salah satu dari
bermiliar manusia yang memiliki tangan, lengan, mata, telinga, dan
kaki, namun Anda tetap berbeda dari sekian orang tersebut. Lalu,
pikirkan tentang orang lain yang hidup pada masa yang lain di bumi,
mulai dari manusia pertama yang diciptakan sampai sekarang. Sampai
sekarang, sudah pasti bermiliar-miliar, mungkin beratus miliar orang
sudah pernah mendiami bumi. Dan, walaupun orang-orang ini juga,
seperti Anda, memiliki tangan, lengan, mata, dan telinga, tidak
ada seorang pun yang tampak seperti Anda. Sebenarnyalah, Allah memiliki
kekuatan untuk menciptakan orang-orang sebanyak ini dan bahkan lebih
banyak dari itu.
Allah mampu menciptakan berbagai hal lain yang tidak diketahui atau
tidak dipahami manusia yang memiliki kemampuan terbatas. Inilah
fakta yang perlu dipikirkan kembali untuk memahami tiada bandingnya
ciptaan Allah. Allah mampu menciptakan jumlah makhluk yang tidak
terbatas dan jumlah ruang yang tidak terbatas. Dia juga mampu menciptakan
karakteristik yang khas pada setiap orang.
Yang harus dilakukan oleh orang yang sadar akan fakta ini adalah
mengarahkan kehidupannya seperti yang diperintahkan Allah dan melakukan
hal-hal baik yang akan menyenangkan-Nya. Setiap orang harus menghilangkan
penyebab yang membuatnya lupa atau lalai mengingat Allah dan yang
merintanginya berpikir, dengan upayanya sendiri.
Katakanlah: Hai manusia! Sesungguhnya telah datang
kepadamu kebenaran (Al Qur‘an) dari Tuhanmu, sebab itu barang
siapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk
kebaikan dirinya sendiri. Dan barang siapa yang sesat, maka sesungguhnya
kesesatannya itu kecelakaan dirinya sendiri. Dan Aku bukanlah seorang
penjaga terhadap dirimu”. (QS. Yunus, 10: 108)
|